Showing posts with label Wisata. Show all posts
Showing posts with label Wisata. Show all posts

Friday, 21 August 2015

Jadwal Tampil Peserta Festival Ronthek Pacitan 2015

Bulan Agustus ini di Pacitan ada hajatan yang sangat ditunggu-tunggu masyarakat Pacitan yaitu Festival Ronthek Pacitan. Hajatan yang sudah menjadi agenda tahunan di Pacitan ini akan diikuti berbagai grup Ronthek di Seluruh Kabupaten Pacitan.

Penampilan salah satu peserta Festival Ronthek Pacitan 2014 yang lalu.
Untuk tahun 2015 ini ada 36 grup yang direncanakan tampil selama 3 malam mulai tanggal 21-23 Agustus 2015. Berikut ini jadwal tampil peserta Festival Ronthek Pacitan 2015:

Jum'at, 21 Agustus 2015
1. Desa Bangunsari
2. Desa Tanjungsari
3. Kelurahan Sidoharjo
4. Desa Bolosingo
5. Desa Tambakrejo
6. Desa Nanggungan
7. Desa Arjowinangun
8. Desa Sedeng
9. Desa Sirnoboyo
10. Desa Purworejo
11. Desa Banjarsari
12. Desa Sambong

Sabtu, 22 Agustus 2015
1. Kecamatan Donorojo
2. Desa Semanten
3. Kecamatan Bandar
4. Desa Widoro
5. Kelurahan Pucangsewu
6. Kecamatan Arjosari
7. Desa Kayen
8. Kecamatan Kebonagung
9. Kecamatan Sudimoro
10. Desa Menadi
11. Desa Sumberharjo
12. Desa Ponggok


Minggu, 23 Agustus 2015
1. Kecamatan Nawangan
2. Kecamatan Punung
3. Kecamatan Pringkuku
4. Kecamatan Tulakan
5. Desa Sukoharjo
6. Desa Mentoro
7. Kelurahan Pacitan
8. Kecamatan Tegalombo
9. Kecamatan Ngadirojo
10. Kelurahan Ploso
11. Kelurahan Baleharjo
12. Desa Kembang

Dokumentasi Festival Ronthek Pacitan 2014
Untuk rute masih seperti tahun yang lalu yaitu start dari depan Pendapa Kabupaten Pacitan kemudian masuk Jl Jenderal A. Yani ke Timur, masuk Jl. Jenderal Sudirman dan finish di sekitar Toko Jamu Jago Tanjungsari. Ada 2 pos pentas peserta ronthek yaitu saat start di depan panggung kehormatan sebagai Pos 1 dan di depan gedung PLUT sebagai Pos 2.

Dokumentasi Festival Ronthek Pacitan 2014
Festival Ronthek Pacitan merupakan gelar seni gabungan baik musik, tari, dan kendaraan hias. Festival Ronthek Pacitan 2015 dijadwalkan dimulai pukul 19.00 dan setiap malam ada 12 peserta yang tampil. Untuk Festival Ronthek tahun ini akan dipilih 5 Penyaji terbaik, 3 Penata Musik Terbaik dan 1 Pelestari Budaya.
Nah, jangan lewatkan kemeriahan Festival Ronthek Pacitan 2015 ini yang dipersembahkan secara gratis kepada seluruh penonton.
Ayo berwisata di Pacitan saja, jangan lupa "Buanglah Sampah Pada Tempatnya". (@rif)







Thursday, 6 August 2015

5 Pantai Pacitan Dengan Landmark Alam Paling Khas

Landmark atau jika secara bebas diterjemaahkan sebagai tanda alam, merupakan tanda-tanda khas yang ada di alam sehingga jika sesorang melihat tanda alam tersebut maka akan segera tahu dimana lokasi dari tanda alam tersebut. Landmark bisa terbentuk dari alam secara alami, maupun dari buatan manusia.


Biasanya jika berkunjung ke suatu lokasi tertentu, landmark akan dipakai sebagai background paling favorit untuk foto baik foto landscape maupun sekedar foto narsis. Suatu destinasi wisata akan dianggap punya daya tarik khusus jika mempunyai landmark yang khas dan unik. Berikut 5 pantai di Pacitan yang mempunyai landmark yang sangat khas yang menjadi salah satu daya tarik utamanya.

1. Pantai Klayar.
Tak perlu diragukan lagi kekhasan landmark Pantai Klayar, yaitu batu spinx yang berada di sisi timur pantai dekat area Seruling Samudera. Batuan karst yang mengalami proses pengikisan alami baik oleh angin, air hujan maupun ombak menjadikannya bentuk khas seperti yang terlihat sekarang ini. Pantai Klayar terletak di Desa Sendang Kecamatan Donorojo Pacitan.
Baca juga: Rute-Rute Menuju Pantai Klayar

Landmark khas Pantai Klayar
2. Pantai Buyutan
Pantai Buyutan mempunyai landmark yang sangat khas yaitu "Watu Narodho". Yaitu batu yang mirip mahkota Dewa Narada, yang berdiri menjulang di kawasan pantai. Konon menurut cerita mitos, batu tersebut berasal dari mahkota Dewa Narada yang terjatuh saat terbang di kawasan itu. Namanya saja mitos tentunya justru akan membuat suatu daerah menjadi menarik. Dari sisi ilmiah batu tersebut terbentuk karena peluruhan batuan karst akibat gempuran ombak yang telah berlangsung dalam waktu yang  sangat lama. Pantai Buyutan terletak di Desa Widoro Kecamatan Donorojo.
Baca juga: Pantai Buyutan Pacitan, Warisan Dunia Yang Semakin Berbenah

Watu Narodho, landmark khas Pantai Klayar.
3. Pantai Watukarung
Landmark khas Pantai Watukarung adalah adanya pulau karang yang sepintas mirip kepala seorang putri yang memakai mahkota dengan rambut yang terurai ke belakang. Posisi batu di sisi barat menghadap ke timur. Saat-saat tertentu jika dalam posisi yang pas, kita bisa mendampatkan gambaran sunset dengan foreground putri sedang menghadap matahari senja. Pantai Watukarung terletak di Desa Watukarung Kecamatan Pringkuku.
Baca juga: Pantai Watukarung, Pantai Yang Direkomendasikan Bagi Yang Suka Mandi Di Laut

Batu yang mirip kepala putri merupakan landmark khas Pantai watukarung.
4. Pantai Pidakan
Landmark khas Pantai Pidakan adalah batu yang dinamakan "Watu Kuncir". Batu yang sekilas mirip kepala orang tersebut terletak di sisi barat Pantai Pidakan. Bentuk batu karang yang mirip kepala dengan leher di bawah akibat kikisan ombak laut yang terus-menerus dalam waktu yang sangat lama. Pantai Pidakan terletak di Desa Jetak Kecamatan Tulakan.
Watu Kuncir, landmark khas Pantai Pidakan
5. Pantai Pangasan
Landmark khas Pantai Pangasan adalah batu yang menjulang tinggi yang dinamakan "Gunung Lanang". Batu ini sebenarnya merupakan tanjung kecil yang seolah dipahat alam sehingga dari timur nampak membentuk semacam lingga sehingga tak salah jika dinamakan Gunung Lanang. Pantai Pangasan terletak di Desa Kalipelus Kecamatan Kebonagung.
Selengkapnya tentang Pantai Pangasan, baca: Pantai Pangasan, Keindahan Tersembunyi Pantai Pacitan.

Gunung Lanang, landmark khas Pantai Pangasan.
Nah itulah 5 pantai di Pacitan yang mempunyai landmark paling khas. Jadi kalau berkunjung ke pantai-pantai di atas jangan lupa menyertakan landmark-nya sebagai salah satu obyek foto/video anda.

Ayo berlibur di Pacitan saja, jangan lupa buang sampah anda di tempat sampah yang telah disediakan, atau jika tidak ada tempat sampah, bawa kembali sampah anda. Jadilah traveler yang ramah lingkungan.
(@rif)

Wednesday, 5 August 2015

Pantai Pangasan, Keindahan Tersembunyi Pantai Pacitan

Pacitan seolah tiada henti-hentinya memunculkan keindahan alamnya. Destinasi baru yang mulai terekspos dan menjadi perbincangan yang ngetrend di media sosial adalah Pantai Pangasan. Salah satu daya tarik Pantai Pangasan adalah adanya batu yang menjulang di sisi barat pantainya. Batu inilah yang menjadi landmark khas Pantai Pangasan.


Landmark khas Pantai Pangasan.
Terletak di Desa Kalipelus Kecamatan Kebonagung, Pantai Pangasan terhitung tidak begitu jauh dari pusat Kota Pacitan. Untuk ke Desa Kalipelus hanyalah butuh waktu sekitar setengah jam saja. Cuma untuk menuju pantainyalah yang lebih membutuhkan perjuangan.

Dari arah Kota Pacitan jika mau menuju Pantai Pangasan bisa diakses melalui JLS (Jalan Lintas Selatan). Sebenarnya ada jalan terdekat yaitu setelah melewati Jembatan Jelok Kayen belok kanan. Tetapi karena jalan ini kondisinya kurang begitu baik, maka disarankan untuk lewat fly over gayam saja. Tepat sebelum fly over Gayam jika dari arah Pacitan belok kiri masuk pertigaan yang menanjak, kemudian menikung tajam ke kanan sampai di Pasar Gayam.

Fly Over Gayam (google earth)
Dari Pasar Gayam lurus melewati fly over, dan ikuti terus jalan utama. Jalan menanjak dan setelah bertemu gapura masuk Desa Klesem ada pertigaan ambil jalan yang lurus (jika belok kiri arah menuju Pantai Kaliuluh). Ikuti terus jalan utama yang beraspal hotmix, sampai bertemu pertigaan arah ke Balai Desa Kalipelus (ada tugu di tengah pertigaan). Pertigaan ini belok kiri dan tak lama kemudian bertemu pertigaan lagi ambil yang kiri (kalau yang kanan menurun arah menuju pantai Srengit).

Pertigaan Kalipelus (Google earth)
Selanjutnya akan melewati SD di kanan jalan, kemudian Balai Desa Kalipelus, setelah itu jalan mulai menurun. Ambil terus jalan rabat yang utama, nanti akan ketemu pertigaan lagi, ambil kiri.

Pertigaan setelah Balai Desa Kalipelus ambil kiri (Google earth)
Jalan masih tetap jalan rabat 2 jalur. Selanjutnya akan bertemu pertigaan lagi, kali ini ambil kanan saja. Sebenarnya ambil kiri juga bisa karena nanti tembusnya sama, tetapi kondisi jalannya lebih enak jalur yang kanan.

Pertigaan selanjutnya ambil jalur yang kanan, jalannya lebih enak.
Selanjutnya jika bertemu pertigaan ambil jalan yang kiri. Jalan kemudian masuk jalan tanah menyusuri punggungan bukit.

Jika ada pertigaan ambil kiri menyusuri punggungan bukit. (Google earth)
 Setelah menyusuri jalan tanah di punggungan bukit, akan ada perempatan jalan setapak. Yang lurus naik, yang kanan menurun, yang kiri juga menurun. Ambil yang jalur kiri dan ikuti terus jalan setapak tersebut sampai jalan habis. Ada baiknya parkir di area perkebunan warga karena jalan kebawah lebih sulit dan licin.

Dari punggungan bukit masuk jalan setapak sampai area pantai (Google earth)
Dari area parkir motor, perjalanan selanjutnya ditembuh dengan jalan kaki. Menyusuri area pesawahan kemudian masuk hutan tropis. Jalanan menurun terus sampai berakhir di area Pantai Pangasan.

Area persawahan di jalur menuju Pantai Pangasan.
Sesampai di area pantai, jika kita menyusur jalan setapak ke arah barat maka kita akan menuju ke Gunung Lanang yang merupakan landmark khas Pantai Pangasan. Gunung lanang merupakan sebuah tanjung kecil yang seakan terpisah dari daratan utama. Jika dilihat dari arah timur Gunung Lanang terlihat seperti batu yang menjulang tinggi.

Gunung Lanang dilihat dari sisi timur.
Kawasan barat pantai oleh warga setempat biasa disebut Pantai Pangasan, dengan kharakteristik pantai berupa batu-batu karang. Di tepi pantai merupakan area pesawahan warga setempat yang masih masuk administrasi Desa Kalipelus. Sedangkan kawasan timur terdapat sungai yang membatasi kawasan barat yang didominasi batu karang dengan kawasan timur yang berpasir. Sisi timur sungai ini oleh warga setempat dinamakan Pantai Sangklehan dan sudah masuk kawasan Desa Katipugal Kecamatan Kebonagung.

Sungai sebagai batas wilayah Desa Kalipelus dengan Desa Katipugal.
Pantai sangklehan di sisi timur sungai merupakan pantai dengan pasir hitam dengan batu-batu karang. Airnya sangat jernih. Dari sini Gunung Lanang juga masih bisa dilihat dengan jelas.

Gunung Lanang dilihat dari Pantai Sangklehan.

Sisi timur Pantai Sangklehan dibatasi dengan tebing batu tinggi yang dinamakan Gunung Ganjuran. Konon menurut cerita warga setempat, Gunung Ganjuran merupakan gunung yang sangat kental aroma mistisnya dan sering dikunjungi orang untuk tujuan-tujuan mistis.

Sisi timur dibatasi Gunung Ganjuran
Di tebing sisi timur pun ada gua kecil yang tidak begitu luas. Di dalam gua tersebut banyak terdapat batu-batu bulat-bulat dan juga merupakan habitat dari kelelawar. Untuk masuk ke dalam gua harus menunggu ombak surut, karena pintu masuknya tepat berada di zona ombak pantai.

Gunung Lanang dilihat dari dalam gua di sisi timur pantai.
Saat ombak laut sedang surut, kita bisa bermain air laut ataupun mencari kerang. Banyak terdapat kolam-kolam kecil yang berair jernih dengan ikan-ikan hias di dalamnya, sangat cocok buat berenang ataupun snorkeling.

Saat surut bisa digunakan untuk berenang di kolam-kolam kecil di pinggiran pantai.
Pantai Pangasan dan Pantai Sangklehan merupakan satu kawasan pantai yang masih sangat alami, dengan daya tarik utama landmark Gunung Lanang dan Gunung Ganjuran. Jika ke kawasan pantai ini agar selalu dijaga adab, sopan-santun, serta jangan lupa semua sampah dibawa kembali pulang. 

Kawasan pantai yang masih sangat alami dengan daya tarik landmark Gunung Lanang
Jangan ambil sesuatu kecuali foto
Jangan tinggalkan sesuatu kecuali jejak kaki.
Ayo berwisata di pacitan saja. 
(@rif).







Thursday, 25 June 2015

5 Amazing of Pacitan

Pacitan adalah Kabupaten kecil di ujung barat-selatan Provinsi Jawa Timur. Tetapi walaupun Pacitan hanya kabupaten kecil yang dulunya juga terpencil, tempat kelahiran Presiden RI ke-6 ini ternyata banyak terdapat destinasi wisata alam yang sangat menakjubkan. Dan destinasi wisata alam yang menakjubkan itu ternyata mempunyai kontribusi yang besar  dalam mengubah Pacitan dari daerah yang dulunya terpencil, menjadi salah satu tujuan wisata unggulan Jawa Timur bahkan Indonesia.

Nah, berikut ini adalah 5 destinasi wisata alam yang menakjubkan di Pacitan yang dirangkum dalam 5 Amazing of Pacitan. Destinasi wisata alam ini dipilih berdasarkan keindahan, keunikan, maupun dimensinya yang mengagumkan baik lingkup Pulau Jawa, lingkup Indonesia bahkan dunia.

1.  Gua Gong

Gua Gong terletak di Desa Bomo Kecamatan Punung. Gua Gong dimasukkan ke jajaran 5 Amazing of Pacitan karena merupakan gua terindah se-Asia Tenggara. Keindahan Gua Gong terletak pada bentuk stalagtit dan stalagmitnya serta ornamen gua lainnya yang bagaikan membentuk istana di dalam bumi. Apalagi stalagtit dan stalagmit gua gong merupakan stalagtit dan stalagmit hidup yang masih terus tumbuh. Selain ornamen guanya yang indah, gua gong yang berkedalaman sekitar 250 meter ini juga terdapat beberapa sendang (danau kecil) yang berair sangat jernih dan menyegarkan.


Gua Gong, gua terindah se-Asia Tenggara
Saat ini gua gong sudah diberi lampu lighting berwarna-warni untuk memberi penerangan bagi pengunjung yang masuk . Kawasan wisata Gua Gong pun sudah dibangun area khusus buat pedagang makanan-minuman maupun souvenir, toilet, dan parkir.  Untuk gua dengan keindahan kelas dunia, tarif masuk Gua Gong terhitung masih sangat murah.

Baca juga : Tarif Baru Obyek Wisata Pacitan,Berlaku Mulai 1 Juni 2015

Akses menuju Gua Gong terhitung sangat mudah dengan jalan yang lebar dan beraspal mulus. Dari jalur bus Pacitan-Solo cari pertigaan barat Masjid Besar Punung. Dari situ sudah ada petunjuk arah menuju Gua Gong yang berjarak sekitar 8 Km dari pertigaan tersebut.

Ulasan tentang Gua Gong, baca: Gua Gong Pacitan, Gaungnya Semakin Mendunia


2. Gua Luweng Jaran

Gua Luweng Jaran masuk ke jajaran 5 Amazing of Pacitan karena merupakan gua terpanjang se-Indonesia. Gua yang terletak di Desa Jlubang Kecamatan Pringkuku ini juga terdaftar dalam jajaran gua-gua terpanjang se-Dunia dengan panjang sekitar 25 Km.


Gua Luweng Jaran, gua terpanjang se-Indonesia
Pintu masuk Gua Luweng Jaran berupa celah sempit di aliran sungai sehingga berbahaya jika dimasuki pada saat musim penghujan. Pintu masuknya vertikal berupa luweng (sumuran) setinggi 12 meter. Masuk lorong datar sedikit kemudian turun lagi sedalam 30 meteran baru horizontal. Dibutuhkan teknik dan peralatan khusus untuk masuk goa ini sehingga goa ini tidak dibuka untuk umum.

Gua Luweng Jaran terletaak di Desa Jlubang Kecamata Pringkuku. Akses menuju Gua Luweng Jaran melewati jalan-jalan perkampungan sehingga bagi yang belum pernah kesana harus lebih banyak bertanya pada warga setempat. Panduannya jika dari jalur bus Pacitan-Solo sampai pertigaan Pringkuku atau bisa juga dari pertigaan barat pasar Ngadirejan, masuk jalan jurusan Jlubang. Ikuti jalan utama sampai bertemu pertigaan yang ada patung kuda. Ikuti jalan yang ada patung kudanya, nah mulai dari sini sering-seringlah bertanya pada penduduk lokal.

Ulasan tentang Luweng Jaran, baca: Luweng Jaran, GuaDi Pacitan Ini Terpanjang Se-Indonesia

3. Pantai Klayar

Pantai Klayar masuk jajaran 5 amazing of Pacitan karena keindahannya yang sudah terkenal baik Nasional maupun Internasional. Bahkan situs traveling tripadvisor memasukkan Pantai Klayar dalam 10 Pantai Indonesia pilihan traveler.( http://www.tripadvisor.com/TravelersChoice-Beaches-cTop-g294225).


Pantai Klayar, masuk jajaran 10 pantai terindah se-Indonesia
Daya tarik utama Pantai Klayar adalah pantainya yang berpasir putih dengan batu-batuan karang yang berpadu dengan batuan karts. Selain itu di Pantai Klayar juga terdapat Seruling Samudera (ocean flute) yang membuat ciri khas tersendiri. Seruling Samudera terbentuk dari ombak yang menerobos dari bawah celah-celah karang. Menyembur ke atas semacam air mancur diiringi suara mirip bunyi seruling.

Pantai klayar terletak di Desa Sendang Kecamatan Donorojo. Untuk rute menuju Pantai Klayar silahkan baca: Rute-Rute MenujuPantai Klayar Pacitan 


4. Gua Tabuhan

Gua Tabuhan terpilih masuk dalam jajaran 5 amazing of Pacitan karena merupakan gua terunik di dunia. Keunikannya yang tiada duanya di dunia ini terletak pada ornamennya yang ketika dipukul, bisa mengeluarkan bunyi-bunyian yang selaras dengan alat musik Jawa (gamelan). Hanya dengan tambahan kendang, maka ornamen Gua Tabuhan bisa disulap menjadi pagelaran musik tradisional. Apalagi jika ditambah lantunan nyanyian pesinden, menjadikan harmonisasi yang sangat mempesona. 

Gua Tabuhan, gua terunik se-dunia
Lokasi Gua Tabuhan masuk wilayah Dusun Tabuhan, Desa Wereng, Kecamatan Punung, sekitar 35 Km dari pusat kota Pacitan. Gua ini termasuk salah satu situs peninggalan prasejarah dan disinyalir pernah didiami manusia purba. Hasil penelitian membuktikan bahwa gua ini telah dihuni manusia purba sejak sekitar 50 ribu tahun yang lalu.


5. Gua Luweng Ombo

Gua Luweng Ombo masuk jajaran 5 Amazing of Pacitan karena merupakan gua vertikal terdalam se-pulau Jawa.  Titik terdalamnya sekitar 120 meter dan diameter lubang atas-nya sekitar 50 meter. Semakin ke bawah diameternya semakin melebar lagi mencapai di sekitar 170 meter. 

Gua Luweng Ombo, gua vertikal terdalam se-Jawa
Terbentuknya Luweng Ombo jika ditinjau dari Speleologi (ilmu yang mempelajari tentang gua), terjadi karena Collapse Sink, yaitu runtuhnya atap gua karena erosi pada dinding batu kapur akibat proses kimiawi. Teori ini bisa dibuktikan dengan adanya material runtuhan yang masih banyak dijumpai di dasar Luweng Ombo yang membentuk sebuah bukit kecil. Dari sini dapat disimpulkan bahwa Luweng Ombo awalnya bukanlah gua vertikal, melainkan sebuah gua horisontal atau sungai bawah tanah yang mengalami Collapse Sink. Hal ini diperkuat dengan adanya lorong-lorong horizontal yang salah satunya sudah dieksplorasi sepanjang lebih dari satu kilometer. Tetapi karena masuk guanya harus turun puluhan bahkan mencapai 120 meter di titik terdalam, Gua Luweng Ombo lebih dikenal sebagai gua vertikal.

Luweng Ombo sendiri masuk wilayah Desa Kalak, Kecamatan Donorojo Kabupaten Pacitan. Untuk menuju luweng ombo akses paling mudah adalah dari ruas jalan Pacitan- Yogya. Jika dari arah Pacitan, sesampainya di pertigaan Bleruk (persimpangan jalan Pacitan-Solo dengan Pacitan –Yogya) belok kiri mengikuti jalur ke Yogya. Nanti ada pertigaan dengan penunjuk arah ke Kalak. Ikuti sesuai penunjuk arah tersebut  sampai ketemu gapura Desa kalak. Nah dari gapura ini sekitar 200 meter sampailah di lokasi Gua Luweng Ombo.



Nah, itulah 5 destinasi wisata alam di Pacitan yang sangat menakjubkan yang dirangkum dalam 5 Amazing of Pacitan. Dari kelimanya ada yang sudah dibuka menjadi obyek wisata yaitu Gua Gong, Gua Tabuhan, dan Pantai Klayar. Sedangkan Gua Luweng Ombo dan Gua Luweng Jaran merupakan obyek wisata minat khusus yang hanya bisa diakses dengan ketrampilan dan peralatan khusus. Lebih menakjubkan lagi dari 5 Amazing of Pacitan ini, kelimanya juga tercatat sebagai situs-situs Geopark Gunung Sewu yang merupakan situs alam warisan dunia.

Ayo berwisata di Pacitan saja, dan jangan lupa buanglah sampah pada tempatnya. (@rif)

Tuesday, 28 April 2015

Pantai Kaliuluh Pacitan, Di Pantai Ini Ada Air Terjun Tersembunyi

Pantai Kaliuluh, hmmm...nama pantai ini belum sepopuler Pantai Klayar, Pantai Srau, Pantai Watukarung, ataupun Pantai Teleng Ria. Tetapi jika sudah pernah eksplorasi ke pantai ini, maka akan selalu ingin untuk berkunjung kembali. Pesonanya sungguh tak terlupakan.
 
Pantai Kaliuluh Di Desa klesem Kecamatan Kebonagung.

Pantai Kaliuluh yang terletak di Desa Klesem Kecamatan Kebonagung ini adalah pantai dengan view yang luar biasa dan lengkap. Di Pantai Kaliuluh bisa dijumpai area sawah pertanian dengan sistem terasiring yang khas alam pedesaan. Ada juga area perkebunan kelapa disepanjang pantai. Area pelabuhan nelayan yang terdapat di sisi sebelah barat pantai.

Nelayan Kaliuluh sehabis melaut.
Dan yang tak kalah asyiknya, ada 4 sungai kecil yang bermuara di Pantai Kaliuluh, dimana salah satu sungainya terdapat air terjun yang lumayan tinggi sekitar 15 meter. Air terjun tersebut terletak hanya sekitar 50 meter dari bibir pantai. Dari air terjun inilah air jernih yang menyegarkan mengalir melalui sungai kecil dan bermuara di pantai.

Air terjun yang terletak hanya 50 meter dari bibir pantai.
Pada dasarnya Pantai Kaliuluh dibagi dalam dua zona. Yang pertama zona peradaban yang berupa pelabuhan nelayan di bagian barat pantai. Pengunjung Pantai kaliuluh kebanyakan hanya sampai di zona ini, sehingga di saat-saat libur lumayan ramai pengunjung. Kawasan pelabuhan nelayan ini sudah ada bangunan untuk nelayan yang dilengkapi dengan fasilitas MCK dan juga mushola. Di zona ini juga sudah ada beberapa warung yang menjual berbagai kebutuhan juga makanan dan minuman.

Jembatan penghubung menuju kawasan pelabuhan nelayan.
Zona kedua adalah zona adventure. Nah ini zona khusus buat petualang atau yang suka eksplorasi. Zona adventure hampir mencakup separo pantai sisi timur.  Kita bisa ke zona ini dengan berjalan kaki menyusuri pasir ke arah timur, atau bisa juga melewati jalan setapak menembus perkebunan kelapa di pinggir pantai. Butuh waktu sekitar 20 menit untuk sampai di ujung timur pantai.

Landscape Pantai Kaliuluh dilihat dari bukit sisi barat pantai.

Disebut zona adventure karena semua fasilitasnya adalah fasilitas alami yang disediakan alam. Bahkan di zona adventure paling timur, sinyal seluler pun tak bisa kita temui sehingga benar-benar bernuansa alami yang terpisah dari dunia ramai. Nah air terjun Pantai Kaliuluh terdapat di zona adventure ini, atau tepatnya sungai paling timur diujung kawasan Pantai Kaliuluh.

Menuju lokasi air terjun bisa ditempuh dengan jalan kaki menelusuri tepi pantai.

Jika ingin camping dengan suasana alami, ujung paling timur Pantai Kaliuluh adalah lokasi yang paling tepat. Kondisinya sangat sepi dan hanya penduduk setempat saja yang kadang kesitu untuk menuju ladang mereka atau mencari ikan/lobster. Perlu diketahui Pantai Kaliuluh merupakan salah satu penghasil lobster di Pacitan, sehingga jika sedang beruntung kita bisa membeli lobster langsung dari nelayan dengan harga yang lumayan murah. 


Jika sedang beruntung, pengunjung bisa membeli lobster dari nelayan dengan harga yang murah.
Ada beberapa tempat datar disekitar sungai paling timur ini yang bisa dipakai untuk mendirikan tenda. Akses air bersih dekat, dan jika ingin berbilas setelah bermain air laut, bisa mandi di air terjun ataupun berendam di sungai kecil. Hanya sayangnya saat kemarau panjang sungai kecil dan air terjun di kawasan ini debit airnya mengecil dan terkadang sampai mengering airnya.
 
Batu-batu karang menghiasi sisi timur Pantai Kaliuluh.

Saat surut, pantai di area ini membentuk semacam kolam-kolam kecil yang bisa digunakan untuk bermain air laut. Dasar pantai berupa koral dan karang sehingga airnya sangat jernih. Tetapi saat air pasang tidak direkomendasikan untuk mandi/berenang di laut karena ombaknya besar dan berbahaya. Tetapi ombak Pantai Kaliuluh yang besar ini justru menjadi daya tarik tersendiri bagi kalangan surfer, sehingga pantai inipun sering digunakan untuk surfing.

Pantai Kaliuluh merupakan salah satu spot surfing di Pacitan.
Menuju Pantai Kaliuluh bisa diakses dari JLS (Jalur Lintas Selatan). Dari Pacitan kota ikuti JLS sampai bertemu fly over Jembatan Gayam. Tepat sebelum fly over ada pertigaan ambil kiri mengikuti jalan yang menanjak dan menikung tajam sampai Pasar Gayam. Dari Pasar Gayam ambil jalan yang lurus melewati jembatan gayam. Ikuti terus jalan utama sampai ketemu gapura masuk Desa Klesem. Sekitar 50 meter dari gapura ini ada pertigaan, ambil kiri. Ikuti terus jalan utama yang sudah diaspal sampai menemukan SDN Klesem di kiri jalan. Setelah SD ini ada pertigaan, ambil yang kanan. Jalanan menurun dengan jalan yang agak rusak. Ikuti terus jalan ini dan menjelang pantai jalan berupa jalan rabat yang menurun dan berkelok-kelok curam.

Pantai Kaliuluh dilihat dari bukit di sisi timur.
Pantai Kaliuluh dengan beragam fasilitasnya baik yang dibangun manusia maupun yang disediakan alam tentunya menyajikan pesona yang sulit dilupakan. Apalagi dengan akses jalan yang bisa digolongkan ekstrim, Pantai Kaliuluh benar-benar pantai yang layak untuk dikunjungi terutama bagi yang menyukai petualangan.
 
Sunset di Pantai Kaliuluh.


Nah, tunggu apa lagi, ayo berwisata di Pacitan saja. Jangan lupa untuk membawa kembali sampah-sampah anda. (@rif)